Acian putih (penghalus akhir) permukaan plester dengan semen acian instan mortar TR30



Pembahasan mengenai pasangan sudah, plester juga sudah, saatnya bagian acian kita kupas. Kalau kita mau buat dinding (secara umum) maka setelah pasangan bata berdiri akan dilanjutkan dengan plesteran untuk menutup permukaan pasangan bata tadi, plester dibuat rata dan harus “dijidar” supaya tampak flat tidak bergelombang. Secara teknis untuk perataan ini terlebih dahulu dibuat “kelabangan” atau “kepalaan” sebagai acuan tebal plester sekaligus acuan untuk meratakan permukaannya. Baru setelah plester mengering dilakukanlah proses ACI (Acian) sebagai penghalus akhir (finish coat) permukaan plester. Acian ini kalau pada pekerjaan konvensional bahan yang dipakai adalah semen saja, bisa pakai Tigaroda, Holcim atau merk semen lainnya. Saat ini acian juga sudah masuk dalam kategori “produk mortar”, dimana acian mortar ini lebih baik ketimbang acian menggunakan semen biasa. Kelebihan dari acian mortar adalah muai susut yang rendah sehingga dampak retak/crack pada dinding yang diakibatkan oleh muai susut semen bisa diminimalisir. Tapi bukan berarti anti retak, hanya retaknya yang tidak separah kalau pakai semen biasa untuk mengaci. Kenapa kok bisa muai susutnya lebih baik? Ya karena di adalam produk acian mortar walau bahan dasarnya tetap semen, tapi sudah di mix dengan bahan lain sebut saja kapur dengan mesh tertentu, lalu additive tambahan lainnya seperti kelengketan, anti mlorot, dan tingkat kelecakan adonan sehingga lebih mudah diaplikasikan pada permukaan plester.

Rata-rata tebal acian adalah kurang lebih 3 mm, ya tipis memang, karena diperuntukkan menghaluskan permukaan plester. Karena tipis itu tadi maka sangat rentan terhadap timbulnya crack yang diakibatkan oleh retaknya plester. Perlu diingat bahwa hasil acian yang baik sangat tergantung oleh kondisi plesteran yang baik pula. Jadi apabila pada plester sebelum di aci sudah timbul retak, sebaiknya plesterannya diperbaiki dahulu oleh bahan repair plester seperti Concrete Fill atau lainnya, bisa juga dengan menambal plesteran yang rusak dengan plesteran yang baru pada spot-spot tertentu. Kalau plesteran sudah baik dan kelembabannya sudah mencukupi maka sudah bisa diaci. Biasanya waktu yang dibutuhkan untuk mulai mengaci, umur plester harus sudah berumur minimal 14 hari. Namun ini relatif karena tergantung kondisi dan lokasi si plester itu sendiri. Pada dinding luar mungkin 7 hari sudah bisa diaci karena kondisinya di tempat terbuka sehingga kelembabannya sudah mencukupi. Untuk di basement kemungkinan bisa sampai 3 minggu baru bisa diaci. jadi tergantung kondisi. Pernahkah Anda lihat pekerja bangunan menyiramkan permukaan plester dengan air? Ini dimaksudkan supaya plester siap diaci, kemungkinan karena plester tersebut sudah berumur lama dan kondisinya sangat kering. Karena kalau plester terlalu kering maka absorpsi air secara berlebihan dan mendadak akan terjadi pada plester.

Adonan acian akan cepat sekali mengering dan ini nantinya akan menimbulkan retak pada permukaannya, lagipula pekerja akan sulit mengaplikasikan acian pada kondisi ekstrim seperti ini. Acian yang baik harus mengering secara perlahan agar kerekatannya dengan plesteran juga bisa sempurna.
Acian mortar dari tiap-tiap produsen memiliki spek yang berbeda tapi mirip-mirip, maksudnya secara umum mengenai ketebalan dan cara aplikasi yang hampir sama. Perbandingan air dan powder aciannya ketika membuat adonan acian juga kurang lebih 1 untuk air dan 3 untuk powder aciannya. Warnanya produk acian mortar ini adalah abu-abu karena berbahan dasar semen. Beberapa produk acian mortar ini juga beragam typenya. Ada yang memang khusus untuk permukaan plesteran (kasar) ada juga yang untuk permukaan seperti beton (licin). Biasanya orang mortar menamai yang terakhir ini dengan sebutan Skimcoat. Hargannya lebih mahal karena sifatnya khusus untuk permukaan licin seperti beton sehingga additive yang dibutuhkan juga khusus.

Sudah pernah dengar Acian Putih TR30? Apalagi ini? Mau tahu lebih banyak mengenai mortar acian yang satu ini? Hmm sudah saatnya Anda menggunakan/berpindah dari acian mortar warna abu-abu ke acian mortar yang berwarna putih ini. Banyak keuntungan lain yang didapat dari type acian jenis ini. Simak ulasan mengenai Acian Putih TR30 ini disini.

Mlester dulu baru ngaci.. Ada tidak yang langsung saja plester dan acinya jadi satu sehingga lebih hemat waktu pengerjaanya? Jawabnya ADA.. dan biasanya plester-aci semacam ini diperuntukkan bagi pasangan bata ringan yang lebih tipis spesi dan tingkat kerataan yang lebih baik dibanding dengan pasangan bata merah biasa. Plester langsung aci ini maksudnya pekerjaan plester dan aci jadi satu dan hasilnya langsung halus. Ketebalannya juga tidak setebal plester biasa, biasanya “One Finish Coat” ini lebih tipis aplikasinya, kira-kira dengan tebal kurang dari 1 cm (5 mm s/d 8 mm). Hasilnya langsung rapi dan cepat. Harganya? ya agak mahal sedikit, akan tetapi kan keuntungan lain dari memakai produk ini adalah yang jelas waktu pengerjaan bisa lebih singkat. Satu point yang sangat berarti bagi para kontraktor 
Source :http://pintusatu.com

Postingan populer dari blog ini

Contoh cara perhitungan struktur perencanaan jembatan prategang / cable stayed (STRUKTUR ATAS)

Teknik Finishing dinding dengan Beton expose