Alternatif cor dak beton dengan dak keraton

Pilihan alternatif bagi yang ingin membuat lantai bertingkat dengan harga lebih murah. Dak keraton terbuat dari bahan keramik, bisa menggantikan fungsi beton konvensional dengan waktu pemasangan lebih singkat, penggunaan bahan-bahan semen lebih sedikit sehingga membuatnya lebih murah secara keseluruhan. 

Berbagai sekolah, tempat ibadah, apartemen maupun rumah pribadi sudah menggunakannya. Itu bukti bahwa memang keraton bisa dijadikan alternatif beton konvensional. 

Permeter persegi membutuhkan 
20biji dak keraton
10meter besi ukuran 10
10meter besi ukuran 8
Silakan hitung berapa bahan yang dibutuhkan dari data tersebut(belum termasuk pasir dan semen).




Best Roof Ceiling Brick specialist Dak Keraton, Beton Keraton, Cor Keraton, Beton Keramik, Ceiling Brick. Kami mencoba menawarkan penggunaan dengan pemasangan dak Keraton ( Keramik komposit Beton) sebagai alternatif lantai bertingkat/ coran beton dengan lebih rapi, cepat, hemat, dan anda terhindar dari kegagalan struktur. Yang perlu anda persiapkan adalah struktur sampai dengan pembuatan bekisting balok tetapi jangan di cor dulu, karena tulangan cor dak beton ceiling brick akan dikaitkan dengan tulangan balok 

Keuntungan Dak Keraton (Ceiling Brick)

1. Bobotnya lebih ringan ( sekitar 130-150 kg/ m2) dibandingkan dengan beton ( sekitar 288 kg/ m2) . Ini karena Ceiling Brick memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil gaya gempa yang diterima oleh stuktur bangunan.




Dak Keraton berikut pembesiannya, untuk pemasangan diatas 50m2 harga Rp 585.000/m2  dan untuk pemasangan dibawah 50m2 harga Rp 680.000,-/m2

2. Ekonomis dibandingkan dengan beton. Dak beton dibentuk dari pasir, batu pecah dan semen kemudian diberi tulangan baja. Bila menggunakan ceiling brick, maka pemakaian beton dapat dihemat hingga 60% . Ini karena pengecoran beton hanya dilakukan pada lapisan diatas ceiling brick ( setebal 1-3cm) dan celah antara satu keraton dengan keraton lainnya. Tulangan baja yang digunakannya pun juga lebih sedikit karena menggunakan sistem tulangan searah. 

3. Cepat Bila menggunakan beton, plat/ dak lantai harus diberi bekisting untuk menahan cetakannya. Sedangkan dengan keraton anda tidak perlu menggunakan cetakan dan bekisting dalam jumlah yang banyak. Bekisting hanya diletakkan pada ujung tumpuan balok. Karena keuntungan ini, anda dapat membuat plat/ dak beton tanpa harus membongkar atap rumah keseluruhan terlebih dahulu. Tidak hanya itu, bila rumah anda dibangun dari awal dengan menggunakan bekisting yang minim, pekerjaan finishing di lantai bawah dapat segera diselesaikan tanpa harus menunggu selesainya pembuatan plat/ dak beton di atasnya. 

4. Isolator Rongga didalam bata Ceiling brick ini juga memberikan keuntungan tambahan yaitu dapat meredam panas dan bunyi karena berfungsi sebagai isolator. Dengan beragam keuntungan yang akan menghemat anggaran membangun atau merenovasi rumah Anda, keraton ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan untuk membuat plat/ dak lantai beton yang ekonomis dan cepat.

kemampuan dak keraton dalam kapasitas sebagai alternatif lantai dak masif (konvensional), Keramik ini mempunyai rongga yang bila diperhatikan secara seksama menyerupai huruf “V”. Dalam keadaan terpasang, rongga “V” ini seakan-akan menumpu beban yang ada diatasnya. Untuk membuat pelat, keraton ini dirangkai dengan campuran semen pasir (beton) dan direkatkan dengan beton.
Keraton merupakan sebuah plat rusuk untuk kemudian dirakit menjadi balok2 yang telah disisipi tulangan sebagai tulangan tarik. Rangkaian dari balok2 yang terrangkai dari keraton ini lah yang nanti akan menjadi plat lantai yang akan disatukan oleh adukan mortar dgn ketebalan 3 cm. Perbedaan yang mendasar antara dak masif dan dak keraton salah satunya adalah dak keraton menggunakan sistem penulangan 1 arah, sedangkan dak masif menggunakan tulangan 2 arah.



Dalam perhitungan struktur yang sesuai dengan SK SNI T-15-1991-03 dikenal adanya penulangan pelat/dak lantai satu arah dan dua arah. Menurut Istimawan Dipohusodo (dalam bukunya struktur beton bertulang) yang disebut dengan penulangan satu arah adalah penulangan yang dipasang pada arah tegak lurus terhadap dukungan (balok) atau penulangan yang didukung pada dua tepi yang berhadapan sedemikian hingga lenturan timbul hanya dalam satu arah, yaitu pada arah yang tegak lurus terhadap arah dukungan tepi. Karena itu pelat/dak lantai tersebut hanya didukung pada kedua sisinya.

Lazimnya penulangan satu arah dilakukan apabila perbandingan sisi panjang terhadap sisi pendek pelat lantai yang saling tegak lurus lebih besar dari 2.

Untuk KERATON, tulangan diambil pada sisi yang pendek. Bila ukuran pelat lantai 6×3 meter, maka tulangannya diambil pada sisi arah tegak lurus sisi terpanjangnya. Dengan demikian keraton akan mempunyai bentang 3 meter.
Sedangkan yang disebut dengan tulangan dua arah adalah penulangan yang didukung oleh keempat sisi pelat/dak lantai beton. Lenturan yang akan timbul yaitu lenturan pada dua arah yang saling tegak lurus.

--> Kekuatan material sudah diuji di laboratorium yang mendapat bahwa keraton akan melendut pada beban diatas 600 kg/m2, terutama pada bentangan diatas 4 meter Hasil ini sesuai dengan loading Test-II No. LB/BPPPU/001-12/IX/9906.09.99

--> Keberadaan Rongga didalam KERATON akan memudahkan kita untuk menangkap “signal” bila pelat/dak beton itu akan runtuh. Hal ini bisa diibaratkan dengan sepotong bambu yang akan patah, maka bambu tersebut akan memberikan suara “KREK” sebelum dia akan patah. Berbeda jika kayu yang akan patah, signal itu tidak ada karena kayu tidak punya rongga didalamnya, jika patah dia akan langsung patah.

--> Bobot ringan membuat struktur ini aman sebagai struktur tahan gempa. Bila ada gempa dan terjadi keruntuhan maka keruntuhannya tidak dalam bentuk lempengan besar dan berat.

Untuk pemakaian 1 m2 diperlukan Dak Keraton (Ceiling Brick) kurang lebih 20 buah

http://dak-keraton-kediri-jawa-timur.blogspot.com/

Postingan populer dari blog ini

Contoh cara perhitungan struktur perencanaan jembatan prategang / cable stayed (STRUKTUR ATAS)

Teknik Finishing dinding dengan Beton expose