Kusen dan Rangka Aluminium : Hemat, Aman dan Ramah Lingkungan


Semakin melambungnya harga kayu akibat bahan baku yang semakin langka membuat orang mencari alternatif pengganti material bangunan yang dahulunya mengandalkan kayu seperti rangka partisi, kusen, pintu dan jendela. Aluminium termasuk diantaranya.  Dalam membangun rumah, penggunaan bahan aluminium untuk kusen pintu dan jendela mulai diminati masyarakat. Bila dahulunya pemakaian aluminium untuk kusen rumah tinggal masih langka karena membuat rumah terkesan seperti kantor, kini malah semakin populer. Karena selain tampak rapi dan kuat, kusen aluminium juga tahan lama dan minim perawatan. Tidak hanya untuk partisi dalam ruangan (indoor), bahan aluminium juga cantik untuk pemakaian luar (outdoor).
Berikut beberapa kelebihan material aluminium dibanding kayu :

1. Hemat Biaya
Bagi pengusaha developer properti, pemilihan bahan aluminium patut untuk dipertimbangkan, karena berat jenis aluminium lebih ringan dari kayu (ingat, aluminium adalah bahan baku pembuatan pesawat terbang) otomatis beban sendiri bangunan yang menggunakan material aluminium lebih ringan dari kayu. Hal ini dapat membuat biaya konstruksi keseluruhan menjadi lebih ringan (hemat). Belum lagi kalau kita perhitungkan untuk pemakaian jangka panjang, aluminium bebas rayap dan karat serta minim biaya perawatan. Bandingkan dengan kayu yang menyerap air sehingga volumenya berubah-ubah, juga (khusus kayu murahan) bisa memuntir akibat pengaruh cuaca.

2. Ramah Lingkungan
Pemakaian material aluminium untuk kusen, pintu dan jendela bersifat ramah lingkungan, karena dengan memakai aluminium kita menghemat kayu yang secara otomatis ikut membantu menahan laju pemanasan global (global warming) akibat berkurangnya hutan penghasil oksigen.

3. Anti Api
Resiko kebakaran bisa lebih diminimalisir dengan pemakaian aluminium sebagai pengganti kayu dan itu berarti akan mengurangi premi asuransi, tentunya bagi anda yang memilih asuransi untuk jaminan gedung / rumah anda. Bagi anda yang alergi dengan asuransi, material aluminium malah lebih disarankan lagi, karena akan membuat bangunan anda lebih aman dari api, tentunya dibanding dengan kayu yang merupakan makanan favorit api (tahu sendiri kan, api kurang demen makan aluminium).

Berminat dengan material aluminium? Perlu diingat, karena pemasangan aluminium hanya mengandalkan sekrup, maka pasangannya harus benar-benar presisi juga mesti diplester dengan rapi pada tiap sisinya (sponeng). Dari itu anda mesti memilih tukang pasang yang berpengalaman untuk mengerjakannya. Selain itu, dalam memilih bahan, jangan menggunakan aluminium bermutu rendah, karena dapat memuai saat terjadi perubahan suhu drastis.

developerdankontraktor.blogspot.co.id

Postingan populer dari blog ini

Contoh cara perhitungan struktur perencanaan jembatan prategang / cable stayed (STRUKTUR ATAS)

Teknik Finishing dinding dengan Beton expose