PAPAN GIPSUM UNTUK DINDING / PARTISI, WHY NOT..?


Papan gipsum untuk dinding, why not? Iya bener, papan gipsum juga bisa untuk dinding lho..! Jadi tidak mesti harus bata merah atau batako. Apa kuat..? Jangan salah..! Ada papan gipsum yang bahkan mampu menahan beban hingga 30 kg, jadi kalau cuma buat menggantung LCD TV, ga masalah. Dengan daya tahan seperti itu, benturan semacam tertabrak anak-anak ataupun terantuk meja, papan gipsum ini masih mampu menahan. 
Tapi kita kan telah terbiasa dengan bata merah atau batako yang sudah jelas kelebihannya, nah apa sih kelebihan dinding dari papan gipsum ini dibanding bahan-bahan itu..? Oke, ada beberapa kelebihan papan gipsum yang bisa anda pertimbangkan untuk dinding rumah anda. Antara lain : 
Pemakaian papan gipsum untuk dinding tidak perlu plesteran dan acian seperti penggunaan bata merah dan batako. Material yang diluar negeri disebut “drywall” ini bahkan tampak lebih rata dan rapi dibanding dinding dengan plesteran dan acian. Bagi anda yang menginginkan dinding rumah rata, kencang dan mulus, papan gipsum bisa menjadi pilihan, karena bisa bagaimanapun rapinya pekerjaan tukang, tidak akan bisa menyaingi kerapian papan gipsum. 

2. Beban Mati Lebih Ringan. 
Beban mati papan gipsum jauh lebih ringan dari pasangan bata atau batako diplester. Hal ini akan membuat biaya konstruksi lebih hemat. Kecuali itu, rumah anda juga lebih aman gempa. 

3. Warna Cat Lebih Indah. 
Warna cat pada permukaan gipsum lebih hidup dibanding pada permukaan plesteran yang diaci. Rumah anda akan pun akan terlihat lebih indah dibanding dengan mereka yang menggunakan dinding bata merah atau batako yang diplester plus aci. 

4. Pekerjaan Lebih Cepat.
Pemasangan papan gipsum untuk dinding jelas lebih cepat dibanding bata merah atau batako. Dengan ukuran 1,200 mm x 2,400 mm perlembar, pekerjaan tukang berkali-kali lipat lebih cepat dibandingkan memasang bata kemudia memplester dan selanjutnya mengaci. 

5. Hemat Ruangan.
Ya, benar. Dinding yang menggunakan papan gipsum lebih tipis dari dinding dengan pasangan bata diplester. Misal anda menggunakan gipsum setebal 12 mm, walaupun dilapis dua, tetap saja masih jauh lebih tipis dibanding bata yang setebal 150 mm. Hal ini akan sangat berarti bagi anda yang memiliki keterbatasan lahan namun ingin mendapatkan ruangan yang lebih luas. 

6. Bisa Sebagai Peredam. 
Anda tentu tidak ingin suara bising diluar terdengar hingga ke ruangan anda. Dengan dinding gipsum yang dipasang berlapis (luar dalam) anda tinggal memasukkan insulator semacam rockwool atau glasswool kedalam rongganya. Andapun akan mendapatkan ruangan yang kedap suara karena dinding anda berfungsi sebagai peredam. 

7. Ramah Lingkungan.
Selain bebas racun papan gipsum juga bisa didaur ulang lho..! Jadi pemakaian papan gipsum untuk dinding lebih ramah lingkungan. Bahkan dipasaran sudah ada papan gipsum yang mendapat sertifikat ramah lingkungan dan menyandang green label 

Bagaimana..? Sudah berani menggunakan papan gipsum untuk dinding..? Mungkin ada yang masih ragu, apa papan gipsum tahan air..? Memang selama ini kita mengenal bahan gipsum tidak tahan terhadap air, menjadi lembab dan berjamur bila terkena cairan. Jangan takut, sekarang sudah beredar dipasaran papan gipsum yang tahan dengan kelembapan kamar mandi. Bahkan sanggup bertahan bila sekedar terkena cipratan air shower atau wastafel. Jadi..? So, semua terserah sampeyan toh.. Mau pake bata, batako atau gipsum itu kan hak sampeyan.. hehehe.. But, sebaiknya sebelum memutuskan konsultasikan dulu dengan arsitek, baru negosiasi dengan kontraktor yang akan mengerjakan proyek anda. 

developerdankontraktor.blogspot.co.id

Postingan populer dari blog ini

Contoh cara perhitungan struktur perencanaan jembatan prategang / cable stayed (STRUKTUR ATAS)

Teknik Finishing dinding dengan Beton expose