Acian Putih Uzin SC 50 di Malang


Uzin SC 50 adalah adukan semen instan dengan bahan dasar semen dan bahan tambahan pilihan yang telah tercampur rata dengan komposisi yang telah teruji kwalitasnya sesuai standart Eropa (EN: European Norm).
Setelah Uzin SC 50 dicapmur air dan dioleskan pada plesteran, akan membentuk permukaan yang halus, rata dan siap untuk pengecatan.
Acian Uzin SC 50 mencegah keretakan pada dinding, yang mana sering terjadi pada acian semen biasa selain menawarkan proses pengerjaan yang praktis, kalkulasi biaya yang tepat dan hasil pengerjaan yang selalu sama.
Dapat diaplikasikan langsung diatas plesteran dan bata putih/ringan (sebaiknya bata dibasahi dulu).
Untuk aplikasi pada bidang licin, dapat ditambahkan Uzin primer (5-10% dari pencampuran air)

Data Teknik

KomposisiSemen, tepung batu kapur (calcium carbonat), bahan tambahan  penahan air, perekat tahan alkali, penambah elastisitas dan pengaturkonsistensi
WarnaAbu-abu muda (light GRey) atau putih (white)
Kemasan40 kg
Pencampuran air14-15 liter/40 kg (33-34%)
Konsumsi rata-rata2,7 kg/m2
Daya sebar rata-rata14,8 m2/zak
Tebal pemakaian1-3 mm
Waktu pengerjaan60 menit setelah dicampur air

* Konsumsi tergantung kerataan, gradasi pasir yang digunakan maupun tingkat kehalusan pekerjaan plesteran.

Cara pemakaian

  1. Tuangkan Uzin SC 50 perlahan ke air sambil diaduk dengan alat pengaduk sampai rata
  2. Diamkan selama 3-5 menit dan aduk sekali lagi untuk mendapatkan konsistensi yang lebih lembut dan halus
  3. Oleskan campuran ke plesteran dengan raskam. Setelah agak kering, dapat dihaluskan dengan raskam besi atau kapi plastik atau tunggu hingga benar-benar kering dan digosok dengan kertas gosok




Pekerjaan Acian adalah proses finishing dinding bata setelah Plesteran dan sebelum pengecatan. Pekerjaan Acian berfungsi untuk menutup pori-pori yang terdapat pada plesteran dan menghaluskan permukaan plesteran agar kelihatan lebih rapi,
sehingga permukaan plesteran mudah dicat dan memperindah penampilan dinding bata ringan. Selain itu acian digunakan untuk memperkokoh dinding bata ringan  dan mencegah rembesan air.
Cara pengacian yang baik, bahan-bahan acian yang bemutu dan komposisi
mempengaruhi kualitas dari acian. Permasalahan yang sering terjadi adalah terjadinya
keretakan halus pada acian yang sudah kering Kami akan berbagi cara dalam mengaplikasikan acian yang benar.
Peralatan dan bahan yang dibutuhkan
Semen Instan UZIN type SC 75  untuk Acian dan plesteran
Timba 2 pcs
Cetok
Roskam (kasut) yang terbuat dari steel (baja) atau PVC bisa juga yang dari
kayu
Kertas bekas bungkus semen
Kuas ukuran 3dim

Langkah kerja
Persiapkan bahan dan peralatan sesuai kebutuhan.
Campur Semen Instan Murah UZIN (untuk Acian dan plesteran) dengan air secukupnya sampai adonan seperti adonan roti, tidak terlalu encer tapi juga tidak terlalu kental.
Bersihkan dasar permukaan yang akan diaci dari serpihan, kotoran dan minyak
yang dapat mengurangi daya rekat adukan.
Siram dinding bata ringan murah AAC yang akan diaci dengan air hingga basah dan tunggu sebentar (agar dinding tidak banyak menyerap air semen dan mempercepat proses
perekatan).
Aplikasikan acian ke permukaan dinding bata ringan murah AAC dengan menggunakan cetok.
Ratakan dan Halus kan dengan menggunakan Roskam (kasut) dan ulangi
sampai rata. Lakukan pengacian pada satu per satu blok dinding.
Anda dapat menghaluskan dan meratakan acian dengan kuas yang telah
dicelupkan air.
Setelah agak kering, haluskan permukaan acian dengan menggunakan kertas
bekas semen sampai rata dan halus.
Perlu kita perhatikan
Lakukan pengacian pada satu per satu blok dinding bata ringan murah AAC. Jangan pernah
mengerjakannya setengah-setengah. Pertemuan acia yang lama dengan acian
yang baru akan menyisahkan bekas sambungan.
Hindari menyimpan adonan aci terlalu lama, karena apabila terlalu lama
disimpan maka adonan tersebut bisa saja rusak dan tidak berfungsi maksimal
lagi.
Hindari mengaci terlalu tebal, karena jika ketebalan aci tersebut melebihi
batas normal maka akan mengalami kesulitan pada saat proses perataannya.
Tebal acian yang di anjurkan adalah 1,5 – 2,0 mm, tergantung kerataan dasar
permukaannya.
Jika plesteran gompal atau retak lakukan perbaikan sebelum mengaci. Acian
tidak dapat menutup retak atau gompal.
Jika anda ingin melanjutkan melanjutkan ke pengerjaan pengecatan tunggu
lapisan acian hingga benar-benar kering, agar hasil yang dicapai maksimal.
Bila Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal, tahan terhadap
rembesan dan keretakan Anda dapat mencampurkan lem putih pvac yang

berfungsi sebagai perekat yang sudah dicairkan kedalam adonan acian.

Postingan populer dari blog ini

Contoh cara perhitungan struktur perencanaan jembatan prategang / cable stayed (STRUKTUR ATAS)

Teknik Finishing dinding dengan Beton expose